Icon Icon Icon Follow Me on Pinterest YouTube Icon

Like Us

Kamis, 24 September 2015

september kata siapa ceria



September 

September 2015 , jalanan Jakarta semakin padat saja dengan kendaraan pribadi yang memenuhi jalanan. Angkutan umum sepertinya menjadi barang langka jarang terlihat metromini atau kopaja jarang terlihat dan banyak juga rute yang di tutup sementara tak di jangkau oleh bus way. Angkutan biru telor asin mikrolet sepanjang  jalan ngetem mencari sewa/penumpang. Sepanjang pejalanan para pengojek online beseliweran menjeput dan mengantarkan penumpang yang merindukan angkutan publik yang lebih manusiawi. “Jakarta kalau tak macet tak indah” karena kemacetan adalah keindahan Jakarta yang menadakan roda perekonomian berjalan. Kemacetan karena angkutan publik yang efektif secara masal baru ada Comuter Line , Bus Way .

September ceria katanya sebuah lagu . bulan kesembilan di tahun 2015 yap’s, September yang dengan berbagai peristiwa di bulan ini dilau pun ini tel masa lampau. Pandangi langit malam begitu teduh tak Nampak hujan walau pun sudah memasuki September yang katanya ber … hujan. 

Tamparan lampu kendaraan bermotor begitu menyilaukan di pinggir jalan duduk di trotoar sekelompok pemuda yang mengistirahatkan kuda besinya , sambil bersantai menunggu yang lainya mungkin rombonganya tertinggal. September  angkutan publik makin langka saat tengah malam tiba tak seperti dahulu .

September penuh dengan cerita lampau yang masih gelap. Di mulai tanggal 7 September terjadi pembunuhan konspiratif terhadap aktivis HAM Munir yang diracun secara keji, 12 September peristiwa TJ.Priok 1984, 23 September peristiwa Semanggi II dan 30 September peristiwa kejahatan kemanusiaan terbesar yang menelan banyak korban jiwa dan harta dihampir semua daerah di Indonesia. 

Enam lima semenjak itu adalah Indonesia menjadi negri penuh darah. Enam  Perwira Tinggi Militer Indonesia diculik dan kemudian dibunuh secara misterius. Peristiwa ini kemudian menjadi titik tonggak perubahan transisi peralihan kekuasaan dari pemerintahan Presiden Soekarno menjadi era Orde Baru dengan diangkatnya HM. Soeharto menjadi presiden kedua Republik Indonesia di mulainya rezim otolitarian militeristik orde baru yang terus baru hingga katanya zaman reformasi.

bajak kota
Share This

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lorde

Twitter Feed

komazine

© oh my september All rights reserved | Designed By Blogger Templates